This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 16 September 2016

Seminar Motivator Nasional


Better Life WIth Action. 

10 Langkah Sukses Usia Muda :

1. Berani Bermimpi : A brave man would be better than thousands of coward. Ya seorang pemberani akan lebih baik daripada 1000 orang pengecut.

2. Pahami Diri dan Tentukan Tujuan Sukses : Memahami siapa saya. Memahami dengan sebenar-benarnya segala kelemahan dan kelebihan.
3. Kalahkan Nafsu dan Kemalasan : Jiwa dan emosi yang masih labil, inilah satu tantangan untuk dikalahkan bagi kaum muda.
4. Solusi Masalah dan Agent Of Change : Menjadi solusi pada masalah di lingkungannya bahkan menjadi agen dan aktor perubahan dalam segala hal termasuk dalam bidang bisnis.
5. Aplikasikan Hukum law of Attraction : Joy, feel good and Happiness is the key. Law of Attraction atau hukum tarik menarik dikemukan pertama kali oleh Abraham-Hick. inilah faktor yang mampu menjadikan anak muda sukses
6. Pahami Hukum Perbandingan : Setiap langkah dan keputusan orang perlu belajar. setiap sebab menimbulkan akibat.
7. Latihan Jurus Otot Adaptasi : jurus otot adaptasi maksudnya adalah kemampuan secara berkala dan berkelanjutan mengambil masalah dan belajar menyelesaikannya.
8. Jurus Komitmen dan Persisten : Komitmen berasal dari bahasa inggris commitment, yaitu kata benda yang berarti janji atau tanggung jawab, sedangkan commit adalah kata kerja yang berarti melakukan, menjalankan, memasukkan dan mengerjakan.
9. Berbakti Kepada Orang Tua : Pada 2 langkah terakhir yaitu 9 dan 10, pendekatan sukses digali dari aspek spiritual. Anak muda sukses tidak terlepas dari bagaimana berbakti kepada orang tuanya,
10. Beriman Kepada Tuhan : Tanpa adanya iman, orang yang punya banyak materi sekalipun akan mengalami kekosongan jiwa


Standar terbaik dalam keberhasilan hidup adalah dengan menghitung berapa banyak jumlah orang yang kita buat bahagia.



Minggu, 31 Juli 2016

Halal Bi Halal dan Silaturahmi Akbar


Pada hari sabtu tanggal 23 juli 2016 di Rumah Makan Alam Ceria, Ikatan Mahasiswa Karawang menyelenggarakan Acara Halal Bi Halal & Silahturahmi Akbar. Acara ini dibuka oleh aparatur pemerintah yang diwakili Kepala Bimbingan Masyarat Kemenag Karawang, Bpk H. Asep Nurul yang dihadiri tamu-tamu Undangan dari Ketua-Ketua Perguruan Tinggi Se-Karawang, Ketua BEM Se-Karawang dan Ketua-ketua Organisasi Mahasiswa Karawang dari Yogyakarta, Banten, Jakarta, Bandung dan dari karawang sendiri.

Fauzi Tri Musyafa  (Ketua Pelaksana)

Ketua Pelaksana Fauzi Tri Musyafa menuturkan tem acara ini adalah "Silahturahmi Membangun Sinergi; Demi Membentuk Generasi yang Bermoral" bertujuan untuk Mempererat tali silahturahmi antar organisasi mahasiswa karawang dan mensinergikan gagasan mahasiswa karawang dengan ketua-ketua perguruan tinggi se-karawang dan aparatur pemerintah kab. Karawang.

Seia Piantara (Presiden Mahasiswa Karawang)

Presiden Mahasiswa Karawang, Seia Piantara mengatakan di momen silahturahmi akbar ini kita jadikan sebagai wadah persatuan gagasan antar mahasiswa karawang yang kuliah di karawang maupun diluar karawang untuk bersinergi bergerak mencapai tujuan bersama yaitu berkontribusi untuk masyarakat karawang. Adapun gagasan yang kita usung bersama adalah salah satunya dari bidang pendidikan yaitu "Gerakan 1 Hari, 1 Jam Membaca; 1 Juta Buku untuk Generasi Anak Bangsa", mendasari dari minimnya kesadaran pendidikan dan kurangnya minat membaca di karawang, ikatan mahasiswa karawang mengkampanyekan 1 Hari, 1 Jam Membaca dengan melakukan sosialisasi-sosialisasi keilmuan ke sekolah-sekolah dan mengumpulkan 1 juta buku dari sumbangan-sumbangan untuk dijadikan perpustakaan keliling, harapannya mudah-mudahan bisa meningkatkan Indeks Pendidikan karawang dan ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, tambahnya




Jumat, 22 Juli 2016

Empat Komponen Mahasiswa

Badan Pimpinan & Mabimka Bersama Ketua DPRD Kab.Karawang Pak HajiToto
Menyampaikan pesan dari bapak Ketua DPRD Kab. Karawang kepada teman-teman mahasiswa karawang bahwa harus terus berjuang meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia, 4 Komponen penting pembangunan manusia kata beliau adalah Kesehatan, Pendidikan, Infrastruktur dan UKM.
Mahasiswa harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan, bukan hanya bertumpu menjadi pekerja.
Ikatan Mahasiswa Karawang bersama Ketua DPRD Kab. Karawang (21 Juli 2016)... (ozan)

Senin, 27 Juni 2016

Ikatan Mahasiswa Karawang Bersama Ponpes Yang Bersahaja Tapi Penuh Makna



(Kiri) Mabinka, (Tengah) Pembina Ponpes yang secara simbolis menerima sumbangan buku dari Presmaka, (Kanan) Lembaga Kampus STMIK Kharisma Karawang.
Bismillahirrohmanirrohim

Puji dan syukur marilah Kita panjatkan kehadirat Ilahi Rabbi, atas karunia dan nikmat-Nya Kami masih diberi kesempatan untuk bisa bersilaturrohim ke Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang untuk yang kesekian kali. Sehingga Kami, dari Ikatan Mahasiswa Karawang (IMAKA), bisa bermuajahah kembali bersama anak-anak yang insya Allah mereka akan menjadi agen perubahan zaman ke arah yang lebih baik lagi. Dan mudah-mudahan setiap derap langkah IMAKA bisa membuahkan pahala bagi kita semua, bisa menjadi penghapus dosa dan pengangkat derajat di hadapan Allah SWT. Taklupa semoga sholawat serta salam senantiasa tercurah kepada jungjunan kita Nabi Muhammad Saw., kepada keluarganya, sahabatnya, dan kepada kita semua, serta kepada seluruh umatnya hingga akhir zaman. Aamiin.

Jum’at, 17 Ramadhan 1437 H, kegiatan yang bertemakan Ramadhan in Action “Bersama Ikatan Mahasiswa Karawang Menuju Hari Kemenangan Di Bulan Suci Ramadhan” dari Ikatan Mahasiswa Karawang (IMAKA) ini, Alhamdulillah terealisasi dengan baik atas izin Allah SWT. dan berkat dukungan dari berbagai jajaran pengurus IMAKA serta peran luar yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh menjadi salah satu Ponpes yang belum teraliri listrik oleh Pemerintah Karawang dan juga dalam bidang infrastruktur masih banyak kekurangan-kekurangan, inilah alasan dari IMAKA mengagendakan kegiatan Ramadhan in Action “Bersama Ikatan Mahasiswa Karawang Menuju Hari Kemenangan Di Bulan Suci Ramadhan” di Ponpes tersebut. Mewarnai segala bentuk aktivitas yang bernuansa keislaman sebagai pemompa semangat menyuarakan bulan nan penuh berkah ini, layaknya seperti peluit perlombahan telah ditiup, insan nan beriman mulai berlomba-lomba mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya di bulan Ramadhan ini. Tentu momen Ramadhan bagi IMAKA sendiri bukan hanya sekedar pencitraan ataupun pempublikasian suatu organisasi. Lebih dari itu ini sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap Allah SWT, yang dimana dalam sebuah wadah/organisasi yang bersifat pengabdian masyarakat itu fungsinya untuk bisa memberikan manfaat terhadap khalayak umum.

Kerja keras dan kerja cerdas harus Kami upayakan semaksimal mungkin agar kegiatan Ramadhan in Action “Bersama Ikatan Mahasiswa Karawang Menuju Hari Kemenangan Di Bulan Suci Ramadhan” yang insya Allah berkah ini bisa terlaksana, begitulah harapan dari IMAKA sendiri. Halangan dan rintangan pasti ada, dan perasaan ragu-raguan, tidak yakin kadang mewarnai perjuangan ini. Maka dititik ini, kedewasaan etika organisasi dibutuhkan. Bukan hanya sosok pemimpin saja, mestilah seluruh kader IMAKA memilikinya juga.

Masih teringat jelas diingatan Kami tentang bangunan yang terletak di blakang PT. Unicharm 2 Kawasan KIIC Karawang yaitu Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang sebagai perjuangan Pa Ustadz Nana melewati jalan takdir beliau bersama keluarganya. Maka dari itu, di bulan yang penuh berkah ini IMAKA telah menetapkan program kerjanya yaitu Ramadhan in Action “Bersama Ikatan Mahasiswa Karawang Menuju Hari Kemenangan Di Bulan Suci Ramadhan”. Sebagai bentuk pengabdian IMAKA terhadap masyarakat Karawang.
 
Halaman Kamar Santri Nan Hijau Dengan Tanaman
Alhamdulillah.

Keceriaan dan senyum polos anak-anak Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang langsung melunasi pejuangan Kami, begitu Kami menginjakan kaki di halaman nan tenang dan tentram, meski halaman utama beratapkan terpal dengan tiang bambu yang sederhana. Layaknya keluarga, tak asing bagi Kami dengan tatapan mata Pa Ustadz Nana, yang secara tersirat menyambut kedatangan Kami.
Seperti biasa keramaian anak-anak santri yang lalu lalang terlihat oleh penglihatan Kami, dengan kesibukan mereka masing-masing. Ada yang sedang membaca Al-Qur’an, ada yang sedang bercengkrama dengan santri lain, ada yang membantu menyiapkan masakan buat Bukber untuk nanti sore dan ada yang menyiapkan segala fasilitas yang akan diperuntukan untuk kebutuhan Ponpes itu sendiri.

Senyum Polos Anak Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang

Kehangatan kian terasa manakala duduk di teras Rumah Pa Ustadz Nana yang beralaskan karpet yang tak semewah karpet rumah konglomerat, tapi bukan soal kemewahan melainkan yang membuat Kami nyaman adalah ketika berada di lingkungan Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang yang bersahaja tapi bermakna.

Lanjut memulai kegiatan Kami yang pertama justru tidak kalah bermakna nya yaitu Transfer Ilmu yang langsung disampaikan materinya oleh Seia Piantara selaku Presiden Mahasiswa Karawang (Presmaka) yang dengan segudang pengalamanya di bidang organisasi dan kepimimpinan. Hingga keadaan di sulap layak pertujukan yang menghipnotis para santri yang hampir memadati isi Musholla yang berukuran +/- 8 x 6 Meter. Dengan bahasa yang simpel dan mudah dipahami oleh santri yang menyimaknya dan sambil di sisipkan kata canda gurau membuat keadaan siang santai menjadi hangat.

Transfer Ilmu Yang Disampaikan Presmaka

Untaian senyuman yang kian menyeluruh dari bibir anak-anak yang haus akan pelukan kasih sayang orang tua, Kami memposisikan bahwa saat ini dan esok mereka adalah tanggungjawab Kami dan masih membutuhkan begitu macam pendidikan. Karena, masa-masa di mana ukiran-ukiran kebaikan atau keburukan akan membekas jauh kedalam seiring dengan daya tangkap mereka yang masih tajam. Sampai dalam sesi tanya jawab tentang materi yang baru disampaikan oleh Presiden Mahasiswa Karawang (Presmaka) dengan cakap mereka utarakan tanpa keraguan.

Dalam sesi tanya jawab materi pun seakan menjadi sesi peperangan yang menggebu-gebu, itu tersirat dari ekspresi semangat mereka dalam mengacungkan tangan setelah pertanyaan dilontarkan oleh Presmaka. Kehangatan yang menggerogoti waktu hingga tak terasa sudah memasuki waktu Sholat Asyar, lantas Kami dan seluruh santri melaksanakan Sholat Asyar berjama’ah yang di Imami langsung sama Pa Ustadz Nana selaku Pembina Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang.

Agenda Kami masih berlangsung sampai pucaknya yaitu Bukber nanti. Mengisi waktu sambil berbuka puasa bareng sedikit ada asa untuk Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang dengan berkenannya Allah SWT. mengizinkan dari Lembaga Kampus STMIK Kharisma Karawang dan Mabinka yang dengan perwakilannya datang langsung di Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang dan menyisihkan sedikit rezeki dari Allah SWT. untuk disumbangkan buat Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang. Asa inilah yang Kami do’akan semoga menjadi jalan penyambung silaturrohim antara masyarakat Karawang dengan Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang. Aamiin.

Satu jam dua jam terlalu singkat dilewati mengingat acara demi acara juga Alhamdulillah Kami telah jalani dengan lancar dan baik. Suasana pecah ruah ketika kumandang Azdan waktu Sholat Maghrib menyeru se antero Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang, halaman yang sebelumnya sederhana kini tersulap menjadi halaman penuh kehangatan terbalut dengan rasa kekeluargaan  teriring harapan-harapan baik kedepan.
 
Para Santri Beserta Pengurus Ponpes dan Pengurus IMAKA Tumpah Ruah di Halaman Utama Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh

Dengan menu yang sederhana tapi bagi Kami bak menu berbintang lima, tak sekedar itu juga komplit terasa kala dihias dengan senyum penuh polos anak-anak santri Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang. Lebih dari 150 santri dan 50 pengurus Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang dan IMAKA berkumpul di halaman Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang mengingat acara puncak yang ditunggu-tunggu dari tadi siang. Terbaris 4 meja membentuk shaf yang berada di pinggir tempat berkumpul yang di atas meja tersebut telah tersedia menu buat sekedar berbuka puasa.

Ada Gorengan Bala-bala, dengan sambal kacang yang khas Karawang. Ada sop buah dengan lelehan batu es kian di minum semakin bersemangat untuk lagi meminumnya. Bersamaan tumpah ruahnya santri Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang beserta jajaran pengurus Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang menyuarakan hasrat kebersamaan yang mengingat tajam di ingatan Kami, satu sama lain membentuk kelompok per kelompok melingkar bercengkrama penuh kehangatan di momen langka ini.

Suasana Kebersamaan Santri, Pengurus Ponpes dan Pengurus IMAKA Menikmati Hidangan Buka Bersama

Entahlah dengan pembahasan apa yang dibahas tiap bulatan kelompok santri dan pengurus Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang dan pengurus IMAKA, yang jelas ini momen pemersatu umat yang jarang sekali Kami dapatkan dan rasakan. Berhubung waktu pelaksanaan Sholat Maghrib yang singkat setelah mencicipi menu pengganjal perut, semua santri beserta pengurus Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang dan juga pengurus IMAKA beramai-ramai mengambil air wudlu untuk selanjutnya melaksanakan Sholat Maghrib berjama’ah.

Musholla berukuran +/- 8 x 6 Meter pun menjadi saksi bisu khidmatnya ibadah Sholat Maghrib berjama’ah di Musholla Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang. Setelah ibadah Sholat Maghrib acara di lanjut dengan melanjutkan makan bersama di kehangatan dengan sorotan rembulan mengikis malam nan beratapkan kesahduan langit malam, tumpah ruah perasaan di atas kebersamaan begitu lah yang keadaan ini disaksikan oleh malam-malam di Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang. Sebagai nanti catatan dalam lembaran hidup anak santri yang berjuang cukup keras di masa kecilnya, di momen ini mudah-mudahan menjadi lembaran yang selalu di ingat sebagai lembaran terindah dalam catatan hidup mereka.

Malam Puncak Acara Buka Bersama Yang Penuh Kehanngatan
Sedih terasa perpisahan dengan anak-anak Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang. Tapi, begitulah berjalanya roda kehidupan dimana ada pertemuan di situlah akan terjadi perpisahan. Lalu acara ditutup dengan bersholawat kepada Nabi sambil bersalam-salaman satu sama lain dengan rasa, ingin sekali momen ini berkelanjutan tanpa sedikitpun mengurangi kesan dan makna baiknya. Insya Allah.


Terimakasih Ya Allah yang telah mempertemukan Kami dengan Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang sehingga terbukalah pandangan Kami tentang istilah "Bumi dan Langit". yang di mana kedudukan secara fisik perkotaan Karawang maju pesat dengan infrastrukturnya sedangkan di Ponpes Yatim dan Duafa Al-Matsuroh Karawang malah kebalikannya. (Admin)

Jumat, 24 Juni 2016

Ramadhan In Action

Ponpes AL-Matsuroh

Jum.at (24 Juni 2016) : Bulan suci ramadhan adalah bulan yang sangat di tunggu oleh seluruh kaum muslim, di bulan yang penuh berkah ini Alhamdulillah dari Ikatan Mahasiswa Karawang (IMAKA) bisa berkunjung ke salah satu Pondok Pesantren yang luar biasa, masih dari kata layak untuk bisa di tempati di karenakan air yang kotor serta aliran listrik yang tidak sampai di daerah tersebut.
Pondok Pesantren Al – Matsuroh, terletak di belakang kawasan KIIC (Belakang PT. Unicharm 2) atau lebih tepatnya di Kp. Pasieur jaya Dsn. Batu Koneng Kec. Teluk Jambe Timur Karawang. Tutur dari pimpinan Pondok Pesantren Ustadz Nana, pondok pesantren di huni oleh kurang lebih 40 Anak Yatim, piatu serta dhuafa, beliau mengutarakan bahwa santri – santri beliau tidak hanya di ajarkan tentang Pendidikan Agama Islam saja tetapi mereka semua di sekolahkan secara cuma-cuma dari Pondok Pesantren Al – Matsuroh, dengan modal jualan sandal jepit yang di hasilkan, beliau sangat luar biasa bisa memberikan makan tiap harinya kepada santiwan dan santriwati serta men-sekolahkan pula.
Ide Gagasan yang di usung dari teman ikatan mahasiswa karawang yang dikomandoi oleh saudara Muhamad Umar selaku ketua pelaksana, serta saudara Seia Piantara selaku Presiden Mahasiswa Karawang bahwa IMAKA harus bisa berkontribusi ke masyarakat kecil, dengan adanya acara Ramadhan In Action  tema “Bersama Ikatan Mahasiswa Karawang menuju kemenangan di bulan suci ramadhan”, IMAKA ini bisa menjadi contoh kepada Organisasi – organisasi lain untuk bisa terus memberikan pelayanan kepada masyarakat kecil di kota karawang.
Langkah awal dengan memberikan sedikit rezeki untuk buka bersama santri – santri, pengurus, warga sekitar ponpes dan memberikan santunan serta mengkampanyekan gerakan satu hari satu jam membaca kepada santri – santri terhadap pentingnya pendidikan berupa donasi buku. Tutur Presiden Mahasiswa Karawang (Seia Piantara) IMAKA tidak cukup sampai disini IMAKA Insya allah akan membangun perpustakaan di Pondok Pesantren Al – Matsuroh
IMAKA mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa karawang yang bisa membantu dalam kontribusi ini serta IMAKA mengucapkan kepada seluruh ketua-ketua perguruan tinggi khususnya kepada Ketua STMIK Kharisma Karawang yang di wakilkan oleh Ibu Yanti,SE,.MM beserta jajarannya bisa menghadiri acara santunan anak yatim piatu di Ponpes AL – Matsuroh Karawang
Semoga kedepannya lebih banyak lagi donator-donatur lain untuk bisa menyumbangkan sebagian rezekinya untuk meringankan beban pimpinan Ponpes AL – Matsuroh Ustadz Nana, Aminn Yaa Allah (admin) 

Rabu, 08 Juni 2016

PELANTIKAN DAN SEMINAR PENDIDIKAN

@STMIK Rosma Karawang
Ikatan Mahasiswa Karawang memasuki periode yang ke 2, diawali dengan kegiatan Pelantikan dan Seminar Pendidikan. Kegiatan ini mengambil Tema “Potret Pendidikan Anak Bangsa; Revitalisasi Pendidikan Berbasis Budaya”, yang dilaksanakan pada tanggal 16 April 2016 di STMIK Rosma Karawang. (admin)

Kamis, 02 Juni 2016

Menteri Agama Terinspirasi Perjuangan Ponpes


(Kiri) Menteri Agama (IMAKA), (Tengah) Pembina Ponpes Yatim dan Duafa Al-Ma'surah Karawang dan (Kanan) Mahasiswa STMIK Kharisma Karawang
(Rabu, 01 Juni 2016), Kementerian Agama dari Ikatan Mahasiswa Karawang (IMAKA) sangat memberikan pelajaran tentang ketauhidan, yang awalnya kita agendakan hanya survey tentang situasi kondisi anak asuh Pondok Pesanten Yatim dan Duafa Al-Ma'surah Karawang, ternyata membawa kita pada situasi dimana kita sangat amat miris dan takjub setelah panjang lebar Pa Ustadz Nana (Pengurus Pondok Pesantren Al-Ma'surah Karawang) menjelaskan dari mulai sejarah terbentuknya Ponpes, jalan da'wah yang beliau jalani sampai kondisi bahwa Ponpes tersebut tidak mendapat jatah aliran listrik dari pemerintah. 

Memang kalau kita melakukan suatu kebaikan (mohon maaf) tidak mudah dan jalannya pun berat sekali, tak jarang bagi suatu kaum yang tidak memiliki sandaran pokok (Allah Swt.) akan mudah sekali berpaling dari awalnya bertekad untuk berjihad di jalan Allah Swt. setelah di tengah-tengah perjuanganya mulai pudar sedikit demi sedikit komitmenya. Mudah-mudahan kita semua masih diizinkan oleh Allah Swt. untuk dikuatkan pundak kita dalam rangka menegakkan agama Allah Swt. Aamiin.

Tugas sebagai seorang mahasiswa bukan hanya soal turut dan manut dengan tugas-tugas yang diberikan dosen. Lebih dari itu problematika umat dan bangsa begitu kompleks yang kalau hanya diurus oleh satu pihak itu membutuhkan kurun waktu panjang dan bahkan bisa jadi secara logika manusia akan bilang "tidak mungkin!!!". Disinilah tugas terbesar mahasiswa adalah bagaimana secara progresif memberikan solusi-solusi bagi sektor-sektor yang perlu dilakukan problem solvingnya.

Pondok Pesantren Yatim dan Duafa Al-Ma'surah Karawang yang berada di belakang pabrik Unicharm 2 Kawasan Industri KIIC Karawang ini sudah beroperasi kurang lebih tiga taun dan sekarang ditempati santri kisaran 40 anak untuk yang statusnya mukim dan 10 anak untuk yang non-mukim, menurut data yang telah ada. Dari kondisi memang tidak ada yang aneh melainkan ada beberapa hal yang masih ada ganjalan dalam diri kita sebagai mahasiswa yakni kesejahteraan. Baik dari kebutuhan mutlak, kebutuhan primer serta kebutuhan sekundernya yang bagi lembaga atau wadah yang menaungi lebih dari 40 kepala anak manusia menjadi harapan yang masuk dalam list tahunan para santri yaitu kesejahteraan mereka.

"Saya tidak mengharapkan apapun dari pemerintah ataupun dari pabrik-pabrik" tutur Pa Ustadz Nana,
Berbicara harapan tak sepantasnya disandarkan ke makhluk, cukup Allah Swt. yang menjadi sandaran pokok dan utama bagi para hamba yang mengikrarkan diri untuk berjihad di jalan-Nya. Teringat kata guru kita Ustadz Yusuf Mansur kurang lebih seperti ini bunyinya "Allah dulu, Allah lagi dan Allah terus". Kemantapan tauhid yang telah tertanam dalam lubuk hati sang guru yang perlu ditiru.

Miris memang disaat kondisi modernisasi penataan kota yang ada di Karawang sedang gencar-gencarnya terus dipromosikan disaat itu pula masih ada masyarakat asli Karawang yang bahkan sama pemerintahanya sendiri pun enggan untuk komentar banyak, jangankan hanya menyebutkan peran baiknya terhadap rakyat, untuk memberikan saran dan kritik pun sudah terkesan hanya menghambur-hamburkan kata-kata negatif belaka, yang realisasinya hanya akan menguap begitu saja.

Bukanya pemerintah tidak mengetahui kondisi saat ini dari Ponpes Yatim dan Duafa Al-Ma'surah Karawang, hanya saja sedikit menutup matanya untuk lebih memilih melototi matanya terhadap modernisasi kota Karawang yang dirasa cukup berpotensi terhadap kemajuan kota. Padahal sejatinya hanya pembudakan asing yang kian merajalela bagi bangsa Indonesia.  

Dibalik pembudakan para penguasa oleh ideologi luar, Saya dan Menteri Agama dari Ikatan Mahasiswa Karawang (IMAKA) justru merasakan ketenangan jiwa yang tak melulu soal kemewahan dunia. Ini bukti bahwa kehidupan sederhana dari Ponpes Yatim dan Duafa Al-Ma'surah Karawang menyajikan dinamika yang kekeh mempertahankan ajaran Al-Qur'an dan As-Sunnah -Insya Allah-. Pa Ustadz Nana terus menanamkam pengetahuan terhadap anak asuhnya di Ponpes dengan menghafalkan Hadist-Hadist keseharian, agar sebagai acuan dalam tindakan dan perbuatan para anak asuhnya.

Tegar penuh perjuangan pada awal takdir yang membawa Pa Ustadz Nana menjadi Pengasuh Ponpes Yatim dan Duafa Al-Ma'surah Karawang, beliau dulu sebagai benteng umat yang keras terhadap kristenisasi di masyarakatnya. Hingga sekarang pun kata beliau diprediksi masih berlangsung gerakan-gerakan kristenisasi di lingkunganya yang hanya saja pergerakanya tertata rapi. dan Ponpes Yatim dan Duafa Al-Ma'surah Karawang ini sebagai wadah bagi Pa Ustadz Nana untuk melakukan da'wahnya sampai sekarang. Tak banyak memang yang dilakukan Pa Ustadz Nana. Tapi, setidaknya ini menjadi pukulan dalam untuk Saya yang Alhamdulillah statusnya sebagai mahasiswa. Saya merasa belum bisa berbuat kebaikan untuk Agama, Masyarakat dan Bangsa Indonesia.

Dan yang membuat hati Saya tersentuh adalah kemandirian Ponpes Yatim dan Duafa Al-Ma'surah Karawang dimana awalnya Saya tidak percaya bahwa ada Ponpes di Karawang yang belum teraliri aliran listrik dari pemerintah. Rasa penasaran itu akhirnya terjawab bahwa memang benar saat ini ada Ponpes yang belum teraliri aliran listrik dari pemerintah. Dan Ponpes Yatim dan Duafa Al-Ma'surah Karawang ini salah satunya. Bahkan untuk dapat menatap cahaya di tengah malam, Ponpes Yatim dan Duafa Al-Ma'surah Karawang ini sengaja mendirikan daya pembangkit listrik sendiri dan itu menggunakan tenaga diesel, sebagai langkah untuk menatap cahaya di gemerlap kota Karawang.

Tak sampai disitu akses untuk langkah ke sekolah pun anak asuh dari Ponpes Yatim dan Duafa Al-Ma'surah Karawang cukup jauh. Lagi dan lagi hati ini terus merintih dengan aktualisasi keadaan Ponpes yang ada di Karawang. Tapi luar biasanya Saya tidak melihat sedikitpun kesedihan di raut wajah Pa Ustadz Nana, entah memang beliau menyembunyikan kesedihannya atau berusaha tegar, hanya saja beliau menyampaikan bahwa kuncinya adalah beliau cukup bersandar pada pemilik hati yaitu Allah Swt. Luar biasa jalan da'wah yang harus dihadapi Pa Ustadz Nana ini.(admin)

Dokumentasi Hari Pendidikan Nasional






Visi dan Misi

VISI :
Persatuan gerakan mahasiswa yang aktif, inisiatif, kritis dan intelektual pembangun masyarakat karawang yang interasih dan sejahtera.
MISI :

  1. Menjadi organisasi pemersatu gagasan antar organisasi mahasiswa untuk bersama-sama mencapai tujuan mahasiswa karawang
  2. Menjadi Agency Social of Control yang peka terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat karawang
  3. Menjadi wadah kreatifitas mahasiswa yang karya dan hasilnya bisa bermanfaat bagi masyarakat
  4.  Mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Selasa, 31 Mei 2016

Memperingati Hari Pendidikan Nasional


Senin, 02 Mei 2016. Ikatan Mahasiswa Karawang (IMAKA) memperingati Hari Pendidikan Nasional di kampung budaya dengan Tema "Gerakan Satu Jam Membaca, Sejuta Buku Untuk Generasi Anak Bangsa".